Apakah Anda pernah merasa frustrasi saat mencoba menyelesaikan masalah akun atau konten di Facebook dan Instagram? Kabar baiknya, Meta Platforms telah meluncurkan Meta AI Support Assistant, asisten virtual yang dirancang untuk memberikan dukungan langsung dan efektif bagi pengguna. Asisten cerdas ini dapat merespons pertanyaan dan melakukan tindakan atas nama Anda, menjadikannya solusi terdepan dalam penegakan konten dan dukungan akun yang lebih baik.
Meta AI Support Assistant: Dukungan Optimal Facebook dan Instagram untuk Masalah Akun dan Moderasi Konten
Dalam sebuah artikel, Meta mengumumkan bahwa mereka sedang meluncurkan asisten dukungan AI-nya secara global di Facebook dan Instagram melalui Android, iOS, dan Pusat Bantuan berbasis desktop. Asisten ini memberikan bantuan 24 jam untuk berbagai masalah terkait akun, dengan waktu respons yang diklaim kurang dari lima detik. Seperti yang dijelaskan oleh Meta, Meta AI Support Assistant dapat menyediakan informasi, menjawab pertanyaan, dan melakukan tindakan atas nama pengguna. Hal ini mencakup melaporkan akun scam atau peniruan, membantu pengguna memahami mengapa konten mereka dihapus dan memberikan bantuan dalam mengajukan banding atas penghapusan, mengelola privasi pengguna, mengubah kata sandi, dan mengedit profil pengguna.
Saat ini, tindakan-tindakan tersebut terbatas pada Facebook, namun akan diaktifkan juga di Instagram di masa mendatang. Perusahaan mengatakan bahwa asisten ini langsung terintegrasi dalam aplikasi mereka, memudahkan Meta untuk memberikan dukungan. Asisten ini tersedia dalam semua bahasa yang didukung oleh Facebook dan Instagram.
Selain itu, Meta sedang melakukan percobaan dengan sistem AI yang lebih canggih untuk meningkatkan moderasi konten di platform mereka. Sistem ini diklaim dapat membantu mengidentifikasi pelanggaran konten seperti penipuan, peniruan, dan konten berbahaya lebih efektif dan meminimalisir kesalahan positif dalam prosesnya.
Perusahaan mengklaim bahwa pengujian awal telah menunjukkan hasil yang menjanjikan, dengan sistem AI baru mampu mendeteksi dan mengatasi sekitar 5,000 upaya penipuan per hari. Sebagai perbandingan, upaya-upaya ini sebelumnya dikatakan tidak terdeteksi. Selain itu, mereka juga diklaim telah membantu mengurangi laporan peniruan selebriti sebanyak lebih dari 80 persen, sementara juga mengidentifikasi dua kali lebih banyak konten solisitasi dewasa yang melanggar dibandingkan dengan tim review manusia.
Menurut Meta, sistem AI mereka dapat beroperasi di seluruh bahasa yang digunakan oleh 98 persen pengguna internet, peningkatan signifikan dibandingkan cakupan sebelumnya.
Sementara AI diberi lebih banyak tanggung jawab terkait penegakan konten, perusahaan menekankan bahwa pengawasan manusia tetap kritis. Mereka berencana untuk secara bertahap mengerahkan sistem AI ini dalam beberapa tahun mendatang, namun tanggung jawab menangani keputusan kompleks dan berisiko tinggi tetap akan berada di tangan reviewer manusia, sementara AI berfokus pada tugas-tugas berskala besar dan berulang.
