banner_0.jpg

Apa yang diharapkan dari pengusaha yang mengandalkan Internet marketing untuk
usahanya? Tentunya ingin mendapatkan banyak pengunjung dan ingin melakukan pemasaian
tanpa mengeluarkan budget yang berlebihan.

Dalam dunia marketing selalu dihadapai dengan fakta bahwa semakin besar biaya yang kita
keluaikan untuk promosi dan iklan maka akan semakin pesat peluang perkembangan usaha.
Mungkin itu dulu, di era digitalisasi seperti sekarang ini fakta tersebut dapat dipatahkan
dengan bantuan Intemet marketing.

Intemet marketing dapat menjangkau banyak konsumen dengan buget yang sangat sedikit.
Jika dengan metode marketing konvesional kita harus keluar menjangkau konsumen, baik itu dengan cara iklan melalui media atau door—to—door.

Sebaliknya dengan Internet marketing hal itu tidak perlu dilakukan malah konsumen yang
akan mencari apa yang terbaru dan' brand kita. Karena kita memiliki konten seita produk
yang bennanfaat bagi mereka. Itu sebabnya mengapa Internet marketing sangat efektif bagi
pelaku UKM.

Namun meskipun Iangsung tepat sasaran kadang kala pelaku Lsaha L'KM sering salah
mempraktekannya maka perkembangannya pun tidak berlangsung secara signifikan. Ini
karena kebanyakan kreator membuat konten yang asal-asalan sehingga tidak mengena ketarget pasarnya.

Strategi Membuat Content Marketing

Strategi dalam membuat konten untuk usaha yang harus Anda lewati adalah merencanakan konten, membuat konten dan mempromosikan konten.

Merencanakan konten berdasarkan dari 3 tujuan konten

Tujuan konten adalah medatangkan visitor, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan
penjualan. Untuk sampai ke ketiga tujuan tersebut tidak bisa dilakukan secara sekaligus.
Ada kalanya Anda harus membuat konten untuk mendapatkan visitor namun tidak
mendapatkan penjualan. Bagaimana caranya agar konten yang Anda buat pada blog atau website dapat menarik pengujung.

Nah. ini yang menarik. Buatlah konten orisinil yang mengangkat tema mengenai persoalan
konsumen. namun yang perlu Anda ingat tema yang Anda sajikan harus berhubungan
dengan bisnis Anda. Misalnya usaha Anda bergerak di bidang kecantikan, buatlah konten
yang menyangkut tentang kecantikan seperti cara menghilangkan bekas noda jerawat diwajah atau Iain sebagainya.

Nah. jika visitor sudah sedikit mengena, Anda bisa membuat konten yang meningkatkan
kepercayaan konsumen terhadap produk yang Anda tawarkan. Kami beri contoh Iagi, masih
di bisnis yang sama. untuk tahap ini buatlah konten yang rnencangkup tentang
permasalahan yang lebih dalam yang mungkin dirasakan oleh kosumen dan jelaskan
bahwa produk Anda adalah jawaban dari permasalahan tersebut.

Selanjutnya adalah konten penjualan yaitu membuat konten yang bertujuan untuk menjual
produk Anda misalnya mengangkat tema mengenai produk yang ingin Anda jual dan apa
saja manfaatnya, dan pada akhir artikel sertakan referensi untuk calon pelanggan.

Jadi tidak bisa dalam satu konten Anda menyertakan semuanya. Bayangkan saja bila
dalam satu website konten yang dihadirkan hanya menyuruh konsumen untuk membeli produk.
Bukannya malah membeli malah malas setelah melihat—lihat website Anda.

Konten apa yang harus didahulukan

Perbedaan konten menurut tujuannya sudah Anda ketahui untuk itu ini saatnya untuk
praktek, namun sekarang masalahnya adalah konten mana yang harus didahulukan? Jika
dilihat dari kemudahan membuat kontennya pengenalan untuk mendapatkan visitor
memiliki tingkat kesulitan yang paling rendah dibandingkan konten penjualan. Maka dari
itu jumlahnya menyusaikan dengan tingkat kesulitan. di mana konten mengenai
pengenalan untuk meningkatkan visitor dan branding untuk meningkatkan kepercayaan konsumen hams lebih banyak ketimbang konten penjualan.

Hal ini karena kita hams lebih banyak melakukan eduksi dan menyelesaikan permasalahan
konsurnen dibanding menjual sebuah produk atau layanan. Dan karena konten branding
dan penjualan akan berdampak langsung dengan penjualan maka dari itu harus lebih

berkualitas, namun jika konten pengenalan harus dibuat agar bisa popular.

Pahami Promosi Konten

Promosi digital kadang sering disalah artikan sebagai spam, maka dari itu cara terbaik
untuk melakuka promosi konten yang pelu Anda pahami adalah, jangan mempromosikan
blog atau website Anda namun konten pada blog. Konten di dalamnya harus Iah menarik dan memberikan solusi bagi pembaca atau calon konsumen Anda.

Bagaimana cara mempromosikannya? Apakah hanya link atau isinya. Mungkin Anda
berpikir lebih piaktis men-share link Anda, namun nyatanya cara ini tidak benar karena
pembaca umumnya lebih menyikmati cara dengan membaca artikel di tempat yang sama
contohnya forum. Sertakan link agar pembaca artikel Anda dapat mengunjungi blog atau website Anda.

Itulah yang perlu diketahui oleh pelaku usaha yang mulai memanfaatkan content
marketing sebagai strategi pemasaran mereka. Perbedaan akan Iebih terlihat jika Anda
menerapkan dan paham akan prinsip serta cara membuat content yang berkualitas.

Selamat mencoba!

Sumber : goukm.id

Hello Sis, koleksi fashion & lifestyle terbaru ini cocok buat kamu lho..